BANGNES.COM - Sebuah kolaborasi yang penuh semangat dan inspirasi terjadi di Desa Pematang, ketika sejumlah Putri Pariwisata Labura turut menjadi volunteer dalam kegiatan pembuatan film dokumenter dengan tema Pematang: Di Antara Waktu yang Berjalan.
Kegiatan ini diprakarsai oleh komunitas Lentera Inovator. Para Putri pariwisata tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi ikut aktif dalam proses produksi: mulai dari riset lapangan dan wawancara tokoh masyarakat
"Kami sangat bangga bisa berperan langsung. Ini bukan sekadar kegiatan formal, tapi bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat dan memajukan destinasi wisata Desa ,” ujar salah satu putri pariwisata, Dinda Syafira Adelina.
Lebih lanjut, Dinda juga senang dengan sikap keakraban yang dibangun oleh Komunitas Lentera Inovator kepada para volunteer. Ia merasa seperti bagian keluarga di proses ini.
"Sebagai putri pariwisata, saya sangat terkesan dengan kehangatan komunitas ini. Keakraban yang terjalin di lapangan membuat kami semua terasa seperti keluarga. Pengalaman ini paling berkesan!"
Film dokumenter ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan alam dan sejarah desa kepada masyarakat Labuhanbatu Utara, serta memperkuat identitas lokal sebagai bagian dari promosi pariwisata yang berkelanjutan.
Kepala Desa Pikir Pohan menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan para Tim Pembuatan Film Dokumenter.
“Saya sangat senang dan apresiasi kepada adik-adik Lentera Inovator, meraka memiliki bakat kreatif dan inovatif yang hebat, saya berharap, dengan adanya Film Dokumenter ini masyarakat dapat mengenal lebih jauh tentang Desa Pematang. Semoga ide positif ini sukses dan menjadikan desa wisata, hingga banyak yang ingin berkunjung ke desa Pematang nantinya,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara generasi muda, pemerintah desa, dan komunitas kreatif dalam mengembangkan potensi lokal melalui Media Visual.
Film dokumenter yang dihasilkan nantinya akan diputar di berbagai platform, sebagai sarana edukasi dan promosi desa.
(red)

